Menag: Paham radikalisme di Indonesia harus diubah

ImageKementerian Agama memberikan perhatian khusus pada kekerasan berlatar belakang agama. Kemenag berjanji terus berusaha merubah mindset masyarakat agar tidak memahami ajaran Islam dengan keras dan menerapkan pandangan-pandangan salah dalam mengamalkan aturan agama.

“Kita mencoba untuk merubah mindset masyarakat agar tidak memahami ajaran Islam itu dengan keras, tidak memahami Islam secara sempit kemudian mendorong pemikiran mereka agar tidak bertindak kekerasan atas nama agama,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Istana Negara, Senin (3/9).

Di samping itu, lanjut dia, Kemenag dan aparat keamanan segera memetakan lokasi-lokasi yang menjadi tempat meningkatnya radikalisme. Dengan adanya pemetaan itu, dia berharap bisa melakukan langkah-langkah penting untuk mengurangi angka kekerasan atas nama agama.

“Kalau kita sudah punya petanya seperti itu, maka gerakan antiradikalisme bisa dilakukan secara lebih efektif,” lanjutnya.

Cara-cara yang dilakukan antara lain dengan mengirim perwakilan pemerintah merekrut pembicara di masjid, majelis taklim maupun pondok pesantren. Dengan begitu, pemahaman-pemahaman itu dapat diminimalisir secara dini sekaligus dapat menengahi perbedaan pendapat antar pemuka agama.

“Memang kalau kita ngomong radikalisme itu memang ada gunanya, tapi bagi mereka yang betul-betul sudah terjangkit pemikiran radikal itu tidak terluruskan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s