Teroris ingin buat Negara Islam Indonesia

ImagePolisi menduga jaringan teroris di Solo masih berhubungan dengan jaringan teroris lama. Mereka masih berkeinginan membangun Negara Islam Indonesia.

“Sebagaimana kelompok terdahulu seperti Jemaah Islamiyah yang ingin membentuk negara syariah Islam di Indonesia,” ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (3/9).

Dokumen-dokumen soal pendirian negara Islam itu ditemukan polisi dalam tas pinggang milik Farhan, terduga teroris Solo yang ditembak mati. Selain berisi tiga buah magasen, polisi menemukan dokumen-dokumen penting milik kelompok teroris.

Densus 88 Polri menggerebek dua terduga teroris di Solo, Jumat (31/8). Dua terduga teroris bernama Farhan dan Mukhsin tewas dalam penggerebekan itu. Namun, seorang personel Polri, Briptu Suherman juga tewas tertembak.

Selain menggerebek keduanya, polisi juga berhasil menangkap hidup seorang terduga teroris Bayu Setiyono alias Bayu Setiawan di Solo. Bayu diketahui baru berusia 16 tahun.

Ketiganya diduga melakukan serangkaian aksi penyerangan di Solo. Mulai dari menembak polisi hingga melemparkan granat ke pos polisi di Kota Solo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s