Semua Elemen Harus Bersinergi Cegah Radikalisme

ImagePersoalan radikalisme dan terorisme merupakan problem bangsa yang harus disikapi oleh berbagai elemen, mulai civil society, lembaga pemerintah, dan masyarakat secara keseluruhan. Dalam konteks ini semua elemen harus berisinergi untuk mencegah maraknya aksi kekerasan, khususnya terorisme sebagai tindakan kejahatan yang tidak berkeperimanusiaan.

Dr. Tjut Rifameutia, M.A, Psikolog Pendidikan Universitas Indonesia, mengatakan dalam konteks melakukan pencegahan terjadinya tindakan radikalisme dan terorisme, semua elemen, khususnya lembaga pemerintah harus saling bersinergi, saling bahu-membahu. Namun yang paling relevan dalam upaya preventif ini, kata dia, adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, karena lembaga ini lebih banyak bicara tentang pembangunan karakter.

Lembaga ini, lanjut Rifameutia, menaungi berbagai direktorat, mulai dari pendidikan menengah, pendidikan usia dini, pendidikan formal dan non formal, dan pendidikan tinggi. “Kementerian Agama yang juga banyak menaungi institusi pendidikan harus duduk bersama,” kata Psikolog Pendidikan ini pada Lazuardi Birru.

Selain itu, kata Rifameutia, penting juga melibatkan Kementerian Pemberdayaan Wanita. Ia menilai lembaga ini berperan penting karena biasanya orang yang paling dekat dengan anak-anak adalah para wanita yang telah melahirkannya. “Wanita itu biar bagaimanapun juga biasanya orang pertama yang terdekat dengan anak,” ungkapnya.

Menurut Rifameutia, Kementerian Hukum dan HAM juga harus berperan aktif. Lembaga ini selama ini memang lebih banyak berperan pada ranah pencegahan, dan membahas orang-orang yang sudah melakukan kesalahan.

Dalam hal ini, kata Rifameutia, Kementerian Hukum dan HAM juga berperan aktif merumuskan satu konsep pencegahan agar mereka yang telah diproses secara hukum tidak melakukan tindakan yang serupa.

“Harus dilakukan juga upaya agar para pelaku yang sudah diproses secara hukum dan dimasukkan ke lembaga pemasyarakatan jera dan tidak melakukan kesalahan yang sama setelah dia keluar dari tahanan nanti,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s