Islam Mengapresiasi Perbedaan dan Keragaman

ImageMustahil memungkiri pluralitas suku, etnis, dan agama yang hidup di negara ini. Bahkan teks-teks suci agama pun menyebutkan bahwa keberagaman dan perbedaan merupakan fitrah yang diciptakan Tuhan. Maka mengingkari perbedaan dan keberagaman juga berarti meragukan kekuasaan Tuhan.

Dalam konteks Indonesia, keragaman sebenaranya bisa dijadikan pemicu dinamika progresif kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Namun sayangnya masih banyak pihak yang memahami fakta perbedaan sebagai barang haram di negeri ini. segala sestua yang berbeda kerap dianggap hina dan perlu dikucilkan serta diasingkan dari ruang tata kehidupan.

Sudah banyak contoh tindakan-tindakan yang mendiskriminasikan perbedaan. Sebut saja di antaranya seperti perilaku sebagian pemeluk agama yang mengklaim agama­nya paling benar, sementara agama yang lain salah dan ka­rena itu tidak berhak dan di­la­rang berkembang di ma­sya­rakat.

Menurut Prof Dr H Fauzul Iman, MA, jika keadaan semacam ini dibiarkan hak kebebasan beragama seseorang menjadi tidak dihormati dan puncaknya tatanan sosial dapat hancur. Prof Dr H Fauzul Iman juga menambahkan bahwa toleransi dan kebebasan agama bukan sekedar ditujukan pada pengalaman keagamaan dalam tradisi yang mapan. Hal-hal lain yang “baru” juga harus mendapatkan tempatnya secara layak.

“Al-Qur’an mempolakan keragaman kehidupan dengan amat jelas melalui perbedaan pandangan (minhaj), potensi dan jalan hidup (syir’ah) yang dimiliki umat manusia (Q.S. 5:48). Perbedaan itu dimaksud­kan Tuhan sebagai jalan ber­lomba (berkompetisi) meraih kebaikan. Sebaliknya umat manusia yang mengingkari per­bedaan (keragaman) berarti menafikan kebaikan dari Tuhan,” Ungkap Prof Dr H Fauzul Iman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s