Terorisme Akan Selalu Ada Selama Kebencian Masih Disebarkan

ImageKepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai mengungkapkan, kegiatan terorisme di Indonesia tidak akan pernah habis selama penyebaran paham kebencian dengan mengatasnamakan agama masih terus ada.

“Kita tangkap seratus orang sehari tapi 200 orang sudah siap lagi selama ideologi radikalnya belum kita padamkan. Mereka ini terus memompakan paham-paham menyimpang yang mengatasnamakan agama,” kata Ansyaad di sela konferensi Terorisme, Pemutusan dan Kontra Radikalisasi, di Jakarta, Rabu, 24/10/2012.

Menurut dia, ajaran dan paham terorisme tidak cukup dibasmi hanya dengan menangkapi pelaku-pelakunya. Bukan hanya di Tanah Air, memerangi terorisme juga dilakukan banyak negara lain dengan cara masing-masing. Di Yaman, misalnya, terorisme dihadapi dengan aksi militer.

Sementara, di Indonesia, kata dia, yang harus dilakukan adalah memutus ajaran terorisme yang terus disebarkan secara bergerilya oleh orang-orang yang berpikiran sempit. “Umumnya kalau bicara deradikalisasi, fokusnya adalah mereka yang di penjara. Di Indonesia itu tidak cukup. Justru pekerjaan utama kita melindungi masyarakat agar tidak terpengaruh ideologi ini,” ungkapnya.

Ansyaad menjelaskan, seluruh stakeholder yang ada seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri berperan penting untuk menyetop penyebaran ajaran dan paham radikal, bukan hanya aparat penegak hukum.

Ia menambahkan, untuk menangani paham-paham radikal yang menjadi sumber tindakan terorisme, harus ada secara simultan tindakan keras dan persuasif. Selain itu juga harus ada ketegasan dan batasa antara kebebasan berbicara dengan kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s