Sufisme Ampuh Redam Radikalisme

ImageBelakangan wajah Islam yang beraura keras, radikal dan bahkan teror lebih menyeruak ke permukaan daripada corak keIslaman yang cinta damai. Ini tidak terlepas dari aksi-aksi kekerasan atas nama Islam sebagaimana dipresentasikan para awak media. Namun ini bukan sekedar pencitraan negatif atas Islam, karena memang faktanya ada golongan umat Islam tertentu yang memaknai agama dengan mengabaikan unsur-unsur apresiasi atas perbedaan dan toleransi.

Sejatinya wajah Islam tidaklah tunggal. Dalam sejarah Islam tercatat berbagai aliran dan corak pemahaman Islam yang beragam. Ada yang menekankan nilai-nilai eksoteris Islam dan adapula yang lebih memprimasikan nilai esoteris dari agama Islam itu sendiri. Untuk kategori yang terakhir, tasawuf, adalah salah satu wajah Islam yang lekat dengan nilai-nilai kebaikan, kedamaian dan toleransi.

Menurut cendekiawan muslim, Alwi Shihab ajaran tasawuf mampu meredam merebaknya gerakan radikalisme, fundamentalisme maupun eksklusifisme agama yang marak terjadi Indonesia dalam beberapa waktu terkahir.

Alwi juga menjelaskan bahwa masuknya Islam ke Nusantara dengan damai adalah berkat peran para sufi-sufi pembawa Islam. ”Karena tasawuf juga dilandasi cara bagaimana kita menyucikan diri dengan menghilangkan kecurigaan terhadap orang lai apalagi sehingga tidak merusak tatanan masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s